Dangdut koplo dan sejarahnya.

Hmm. iseng-iseng dengerin radio dan ternyata lagunya ga ada yang pas di kuping, emang sih akhir-akhir ini band-band Indonesia sepertinya lagi kurang bergairah bikin karya karena maraknya pembajakan dan download gratis di internet, jadi ya pada males aja bikin karya juga seolah ga dihargain. Akhirnya puter-puter chanel ada saluran radio yang lagi nyetel lagu-lagu dangdut koplo, dan ternyata enak juga didenger.
sodiq monata
Ngomong-ngomong tentang dangdut koplo, ternyata sekarang ini lagi digandrungi masyarakat dimana-mana, di toko kaset bajakan, di tukang setel soundsystem, di pesta kawinan, di acara bazar, bahkan di acara-acara resmi pejabat pun pasti ada dangdut koplo yang dimainkan. Dan setelah melakukan penelitian lebih dalam lagi, hampir 80 % music yang disetel berasal dari dua grup orkes melayu kenamaan dari Jawa Timur, yaitu OM New Pallapa, dan OM Monata.
Bagi penggemar dangdut koplo, tentu udah ga asing lagi sama kedua grup ini. OM Pallapa dengan ikon  sang penabuh kendangnya yaitu Cak Slamet atau yang sekarang dipanggil Ki ageng yang terkenal dengan improvisasi kendang tingkat dewa nya.. Dan OM Monata yang memiliki si gimbal SODIK monata yang terkenal dengan suaranya yang serak-serak mirip bang haji, serta melodisnya mas Nono yang patut disetarakan dengan gitaris nasional kemampuannya.
Apa sih yang bedain dangdut koplo dengan dangdut biasa? Sebenernya ga beda jauh, hanya saja dangdut koplo memiiki tempo yang lebih cepat dalam permainan kendangnya. Dan juga memiliki irama yang lebih rancak daripada dangdut lain.
Menurut cerita, dangdut koplo ini pertama kali dimainkan oleh komunitas kecil semacam anak tongkrongan, di pinggiran kota Surabaya di tahun 90an awal sekitar tahun 92-93. Di daerah girilaya atau lebih tepatnya di “Gang Jarak”. Orang yang megang kendangnya yaitu “Cak Naryo” yag berimprovisasi memainkan kendang dengan irama “kotekan” yaitu music buat bangunin orang sahur. Nah permainan Kendang Cak Naryo ini dikembangin lagi oleh Cak Sugeng yang mengaransemen ketukan kendangnya menjadi seperti music koplo sekarang ini.
Pada masa inilah bermunculan musisi dangdut koplo. Dan hingga akhirnya OM Avita dengan cak Udin yang pegang kendangnya mengenalkan dangdut koplo ke seantero Jawa Timur. Disusul dengan kemunculan orkes-orkes lainnya seperti om Bianglala, Om Palapa, Om Sera. (OM MONATA sudah berdiri dari tahun 80an). Seiring waktu dan maraknya vcd bajakan di pasaran, akhirnya pada masa itu terjadilah booming dangdut koplo dengan kemunculan sang ratu ngebor INUL Daratista dengan goyangan enerjiknya.
cak Slamet New Pallapa
Namun dari semua penabuh kendang koplo pada mas itu, Cak Slamet lah yang paling lihai dalam improvisasi kendangnya, dia bisa mengadaptasi berbagai jenis lagu, baik pop, rock, jazz, bahkan reage sekalipun dia aransement menjadi music dangdut koplo yag enak didengar. Dalam bermain kendang, cak slamet sangat menjiwai irama dan permainan kendangnya. Sehingga banyak yang menyangka bahwa pelopor kendang kolpo adalah dirinya. Di awal 2000an, cak Met menjadi personil dua Orkes sekaligus, yaitu OM Palapa, dan OM Sera. Namun karena padatnya jadwal yang dia jalani, kini dia hanya memegang OM New pallapa saja.
Nah, Om New Pallapa Ini adalah pecahan dari OM Palapa yang terpecah menjadi dua, yaitu Om Palapa dan Om New Pallapa (double L).
Sejarah perpecahan  grup ini akan saya bahas di artikel selanjutnya.


Comments

Popular posts from this blog

Persib vs Arema dan Insiden Jari Tengah Adjat Sudrajat

Jalur alternatif Kab Kuningan - Ciamis Dibangun