Perang Kemerdekaan Di kecamatan Subang Kuningan
Sebelum tentara Belanda masuk ke Kecamatan Subang Kabupaten Kuningan untuk kedua kalinya. Di sana banyak prajurit TNI menginap beberapa malam di rumah-rumah penduduk. Mereka tersebar di kampung-kampung dan di lereng gunung masih di wilayah itu. Diantaranya Desa Subang, Jalatrang, Pamulihan, Legokherang, Cilebak, Jalatrang, Kampung Mandapa. Mereka menunggu perintah operasi dari markas besar komando djawa (MBKD) Cop. X4 yang pada waktu itu, kedudukannya berada di Kampung Cijambu Desa Subang. Keberadaan TNI di sana, diketahui mata-mata Belanda. Karena setelah tentara Siliwangi meninggalkan Subang, tiba-tiba datang serangan udara dengan menggunakan pesawat pemburu (jager) Belanda dengan senjata 12,7 ke desa Subang. Mendapat serangan tiba-tiba itu membuat rakyat dan tentara menjadi kocar-kacir, peristiwa itu disebut “Subang Didereded”. Tanggal 15 Juli 1949, MBKD mengeluarkan perintah khusus pada Letnan Satu (Lettu) Herman Sarens Soediro sebagai komandan staf decking MBKD Cop. X4. S...